Laman

Sabtu, 22 Desember 2012

BERANDA

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh...

Pesantren Modern Al-Bina


 


Menajadikan Siswa - siswi Berilmu dan Berakhlak Sholeh

Tempat di Jln Cigadog Km 2,5 Purabaya Sukabumi - Jawa Barat


PENDAHULUAN

PENDAHULUAN 

Pesantren Modern Al-Bina

     Pesantren dengan berbagai bentuknya mempunyai tujuan, baik tujuan umum maupun tujuan khusus. Tujuan khusus pendidikan pesantren yang dimaksud adalah mempersiapkan para santri untuk menjadi orang yang alim dalam ilmu agama yang diajarkan oleh kyai yang bersangkutan serta mengamalkannya dalam masyarakat. Sedangkan tujuan umum pesantren adalah membimbing anak didik menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang sanggup dengan ilmu agamanya menjadi muballig Islam dalam masyarakat sekitar melalui ilmu dan amalnya. Disamping itu, secara umum setiap pesantren niscaya mendambakan dan ikut serta berupaya melahirkan generasi penerus (out put) yang selain memiliki keunggulan bersaing (competitive advantage) untuk menjadi subyek dalam percaturan di dunia kerja juga memiliki kepribadian yang utuh (integrated personality) sehingga dapat memakmurkan dan memuliakan kehidupan material dan spiritual diri, keluarga dan masyarakatnya berdasarkan nilai-nilai Islam.

     Keberadaan pesantren baik salaf atau modern pada saat sekarang ini dihadapkan pada tantangan arus globalisasi, yang telah melanda di berbagai belahan dunia yang merupakan akibat dari pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, informasi dan transformasi yang menjadikan bumi ini semacam desa global (global village), sehingga tak heran kalau antar negara-bangsa bisa saling memberi pengaruh. Dan kita sekarang telah memasuki abad ke-21, sebagaimana disebut banyak orang, abad ke-21 adalah millinimum baru yang kita belum tahu persis bagaimana sosoknya, akan dibawa kemana umat manusia. Dan sekarang ini dunia telah berada dalam kesepakatan bahwa abad ke-21 akan diselimuti oleh alam perdagangan bebas dan globalisasi, dimana kompetisi antara individu, antara negara dan antar usaha akan semakin tajam. Demikian pula keterbukaan demokrasi, masalah Hak-Hak Asasi Manusia (HAM), Hak atas Keyakinan Intelektual (HaKI) dan masalah lingkungan hidup akan menjadi agenda pokok di abad ke-21. Dunia secara global pada abad 21 ini, telah memihak pada kepentingan pasar. Sebagaimana sudah kiata ketahui mulai tahun 2003 kemarin, kita sudah memasuki era perdagangan bebas ASEAN, yang secara formal diratifikasi dalam AFTA pada tahun 2010. Dan tahun 2020 memasuki era perdagangan bebas dalam konteks kerjasama Asia dan fasifik (APEC). Maka millinium ketiga, kita berada dalam arus besar kehidupan yang berparadigma kapitalisme. Begitu juga dalam dunia pendidikan yang merupakan subsistem dari struktur sosial, juga tidak terlepas dari pengaruh arus besar kosmos kapitalisme serta kondisi masyarakat yang sudah menjadi rimba hedonisme.

      Untuk bisa survive dan berjaya di tengah perkembangan dunia yang kian kompetitif di masa kini dan abad ke-21, pondok pesantren telah memiliki esensi dasar yang tidak bisa lepas dari karakteristik pesantren, yaitu lembaga pendidikan yang selalu dan senantiasa menekankan pentingnya moral akhlaqul karimah sebagai pedoman hidup bermasyarakat sehari-hari. Moral yang dimaksud dinsini adalah tasawuf. Dengan demikian tasawuf adalah inti Islam. Disinilah titik temu antara tasawuf dan pesantren. Sebab esensi tasawuf adalah pada pengejawan ihsan, sementara itu esensi pesantren terletak pada pembinaan kepribadian muhsin, maka sudah sewajarnya jika tasawuf telah menjadi tiang penyangga berdirnya pondok pesantren atau tasawuf sebagai subkultur pondok pesantren.

Kamis, 06 Desember 2012

TATA TERTIB SANTRI AL-BINA

TATA TERTIB SANTRI
PESANTREN MODERN AL-BINA
1.   MENJAGA NAMA BAIK PESANTREN BAIK DIDALAM ATAUPUN DILUAR LINGKUNGAN ALBINA
2.   MENGIKUTI SELURUH MATA PENGAJIAN SESUAI DENGAN KELAS
3.   MELAKSANAKAN BERJAMA’AH SHOLAT FARDHU SETIAP WAKTU
4.   MELAKSANAKAN QIYYAMUL LLAIL SEKURANG-KURANGNYA 3 x PER PEKAN
5.   MELAKSANAKAN PIKET BAGI PETUGAS YANG SUDAH DI JADWALKAN
6.   TIDAK KELUAR LINGKUNGAN AL-BINA TANPA KONFIRMASI DAN TANPA IZIN DARI GURU
7.   MENINGKATKAN SIKAP DAN TINGKAH LAKU YANG BAIK
8.   MENURUTI SELURUH PERATURAN YANG DIBERIKAN OLEH PEMBIMBING
9.   MENTA’AATI PERATURAN YANG DIBERIKAN OLEH RO’IS SELAMA ITU BAIK


Note: Bagin siapa yang melanggar semua peraturan  dan tata tertib yang tertera, maka akan mendapatkan sanksi, ataupun dikeluarkan dari pesantren Al-Bina ini.

Ro’is

Moch. Hilmi Ajiz

Profil Pesantren


PROFIL SINGKAT PESANTREN MODERN AL-BINA
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Maha Pengatur Rahmat, Kasih Sayang dan Hidayah-NYa. ShaIaWat dan salam dipersembahkan kepada Nabi Muhammad saw. yang membawa risalah Islam dan dilanjutkan oleh umatnya yang soleh nan gigih di tengah-tengah masyarakat modern sekarang ini.
Pesantren Modern Al-Bina telah hadir dan berdiri di tengah-tengah masyarakat yang tengah menuju “Masyarakat Yang Bernafaskan Islam”.
Sejak Berdirinya SMP Terpadu Al-Bina, Para Guru merencanakan adanya pesantren, kemudian di perkuat oleh pendapanya Jamil Fauzi, S.Pd.I karena terdorong ingin mengabdi kepada masyarakat melalui pembinaan pendidikan dakwah, Kesenian, sosial dan ekonomi dalam bentuk lembaga pesantren.
Cita-cita luhur ini mendapat dukungan Bapak Kepala Sekolah SMP Terpadu Al-Bina. Pada tahun 2012, bermula dari sebuah mushola yang dibangun untuk Perpustakaan, karena ruangannya belum ada.

Cita-cita untuk mendirikan pesantren belum pernah terlupakan dalam benak Jamil Fauzi dan Bapak Kepala Sekolah SMP Terpadu Al-Bina. Bahkan boleh dikatakan selalu terukir dengari tinta emas dalam benaknya dan segala aktifitasnya selalu dikaitkan dengan cita-cita mendirikan pesantren.


Cita-cita ingin mendrikan Iembaga Pesantren di ungkapkan dalam bentuk semboyan:“Dimana pun bumi ALLAH, hamba berhak hidup dan di mana saja rumah hamba, di sanalah cita-cita luhur mendirikan pesantren bermula”.

 MOMENTUM BERDIRINYA PESANTREN 
Sebagaimana cita-citanya sejak awal untuk mendirikan pesantren yang modern, maka sejak kepindahan Buya Salimudin ke Bandung cita-cita tersebut mulai dirintis, bermula dari pengajian anak-anak SMP Terpadu Al-Bina di Gedung Al-Bina yang di adakan setiap hari, pengajian pendalaman Al- Qur’an bagi santri yang saat itu baru berjumlah 15 orang yang merupakan embrio perwujudan cita-cita untuk mendirikan Pesantren.



ARTI LOGO DAN LAMBANG PESANTREN DAN YAYASAN
 Logo Pesantren Modern Al-Bina


Nama PMA, Pesantren Modern Al-Bina, kitab suci Al Quran di dalam Gambar Bintang

WARNA DAN ARTI LAMBANG
Al-Qur’an: Berwarna hitam melambangkan tekad kuat PMA untuk tetap mengabdi kepada Allah SWT dalam setiap aktifitas dengan selalu berpedoman pada Al-Qur’an.
Bintang: Berwarna hijau melambangkan semangat untuk tetap memperjuangkan izzui Islam wal muslim menegakkan asma Allah, dan mempunyai cita-cita tinggi setinggi bintang dilangit.

 ARTI KESELURUHAN LAMBANG PESANTREN MODERN BAITURRAHMAN
Dengan tekad dan pengabdian kepada sang Khollq, Pesantren Modern Al-Bina berupaya menegakkan nilai-nilai Islam yang luhur untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui gerakan pelayanan dalam  berbagai bidang kehidupan agar dapat mewujudkan pembangunan masyarakat yang unggul dalam intelektual, spiritual dan moral yang tinggi dengan berpegang teguh kepada tuntunan Allah SWT, dan Rasul-Nya sesuai pedoman dalam Al-Qur’an.

Pesantren Al-Bina didirikan selain untuk memayungi juga sebagai badan perencanaan arah dan kebijaksanaan Pesantren Modern Al-Bina dimanapun berada, hal ini penting mengingat keberadaan pesantren yang telah menyebar ke beberapa tempat dan wilayah di tanah air ini. Dan tidak tertutup kemungkinan sampai di luar negeri. Jadi selain perencanaan lokal dan regional, Pesantren pun harus mempunva visi global. 
MAKSUD DAN TUJUAN PESANTREN
a. Pendalaman Al-Qur’an dan Hadist Nabawi.
b. Penyebaran wawasan ke-Islaman.
c. Pengembangan bidang Da’wah, llmu kesenian dan Sosial Ekonomi.
d. Turut serta mencerdaskan masyarakat yang adil dan makmur melalui pendidikan formal,non formal dan informal.
Pesantren Modern Al-Bina
Terletak di Jln. Cigadog Km. 2 Purabaya Sukabumi – Jawa Barat.